Daging sapi adalah salah satu jenis daging yang umum dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat Indonesia walau harga daging sapi sedikit mahal. Selain rasanya lezat, daging sapi tentunya juga menjadi sumber protein yang baik bagi tubuh. Tahukan Anda bahwa konsumsi daging sapi memberikan berbagai manfaat untuk tubuh? Jika belum tahu, simak paparan tentang kandungan dan manfaat daging sapi berikut ini, yuk!

Kandungan Daging Sapi

Manfaat daging sapi tentunya tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Keunggulan dari kandungan daging sapi adalah kadar sodiumnya yang rendah. Selain itu daging sapi juga merupakan sumber dari protein, vitamin B3, vitamin B6, fosfor, zinc, selenium, dan vitamin B12.

Manfaat Daging Sapi Untuk Tubuh

Sedangkan kekurangannya adalah masih adanya kandungan lemak jenuh dan juga kolesterol di dalamnya. Daging sapi juga masih mengandung sejumlah lemak trans.

Manfaat Daging Sapi

Tidak dapat dipungkiri bahwa daging sapi merupakan bahan makanan dengan sumber nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Jika melihat dari berbagai kandungan daging sapi, berikut adalah berbagai manfaat makan daging sapi yang bisa kita dapatkan:

Mempertahankan massa otot

Konsumsi daging sapi secara rutin dipercaya dapat membantu mempertahankan massa otot. Seiring dengan bertambahnya usia, perubahan bentuk tubuh sulit untuk dihindari. Salah satu yang mungkin akan Anda alami adalah sarkopenia atau hilangnya massa otot.

Kondisi ini pada dasarnya dapat dicegah dengan cara latihan kekuatan dan meningkatkan asupan protein. Daging sapi dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein untuk mencegah kondisi ini.

Meningkatkan kinerja otot

Daging sapi mengandung senyawa carnosine yang sangat penting bagi fungsi otot. Carnosine dibentuk dalam tubuh dari beta-alanine, asam amino yang banyak ditemukan pada ikan dan daging seperti daging sapi.

Memenuhi kebutuhan beta-alanine dengan konsumsi daging sapi dapat meningkatkan kadar carnosine dalam otot. Sebaliknya, diet vegetarian dapat menyebabkan kadar carnosine rendah.

Kadar carnosine tinggi dalam otot sering dikaitkan dengan meningkatkan kinerja otot selama latihan dan menurunnya risiko kelelahan.

Mencegah anemia

Salah satu manfaat daging sapi yang paling banyak dipercaya masyarakat adalah mencegah anemia, hal ini memang benar adanya. Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling umum.

Daging sapi tidak hanya menyediakan sumber zat besi bagi tubuh, tapi diketahui juga dapat membantu penyerapan zat besi yang berasal dari sumber nabati. Maka dari itu, makan daging dianggap efektif dalam mencegah anemia defisiensi besi.

Meningkatkan sensitivitas insulin

Daging sapi juga dipercaya dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan risiko diabetes. Kandungan asam linoleat terkonjugasi dalam daging sapi dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Selain itu, daging sapi juga mengandung senyawa yang disebut L-carnitine. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan L-carnitine dapat membantu memperbaiki kadar glukosa puasa dan profil kolesterol keseluruhan pada pasien diabetes tipe 2.

Membantu menjaga berat tubuh ideal

Siapa bilang makan daging sapi justru akan meingkatkan berat tubuh? Daging sapi justru dapat membantu Anda menjaga berat tubuh ideal. Manfaat daging sapi untuk menjaga berat tubuh ideal juga didapatkan dari kandungan senyawa asam linoleat terkonjugasi dan juga L-carnitine.

Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi suplemen L-carnitine dapat memberikan penurunan berat tubuh yang lebih signifikan dari kelompok yang tidak mengonsumsi. Sedangkan kandungan asam linoleat terkonjugasi dipercaya dapat membantu penurunan lemak.

Namun jika ingin menjaga berat tubuh, tentunya daging sapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan dan harus diperhatikan juga pengolahannya.

Menjaga kesehatan jantung

Hasil dari penelitian tentang manfaat daging sapi untuk kesehatan jantung memang sangat beragam. Beberapa menyebutkan bahwa daging sapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Bagian dari daging sapi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung adalah kandungan lemak jenuhnya. Maka dari itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi daging sapi tanpa lemak yang lebih sehat.

Di sisi lain, daging sapi justru memiliki berbagai kandungan nutrisi yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung seperti vitamin B kompleks dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.